BLOGGER TEMPLATES AND Blogger Templates »

Minggu, 11 Maret 2012

My Second Blog




hello ceman ceman, ini blog kedua ku:)) thanks to our GOD hehe. Blog ini cuman dibuat ujian praktek doang sih, jadi mungkin sehabis UPRAK udah ngga aku pake lagi jadinya mendingan klik disini aja. Itu blog pribadiku yang bakalan aku pake terus. oh iya btw aku satu minggu ini aku ujian praktek nih, ngga kerasa banget bentar lagi uda mau lulus:')) pasti bakalan kangen banget sama spentig, sama celotehannya 94 juga tentunya:'))))))) wish me luck yaa buat UPRAK kali ini, semoga memuaskan.

Hari ini UPRAK pertama, langsung dapet praktek IPA dan wow ternyata aku kebagian 'pemantulan pada cermin datar' alhamdullilah ya Allah sesuatu sekalih pokoknya:) sueneng pol deh gampang banget soalnya wkwk awal yang baik nih, semoga ujung ujungnya juga baik deh AMIN:)) udah deh yaaa, enough postingannya. Kalo mau baca yang lain-lain mendingan di blogku yang satunya aja, yang diatas tadi ituuu:3 atau mungkin di facebook atau twitter okedeh see you:) Thankyou goodbye!!

Layani Nazar, Pengadilan Alih Fungsi Ajang Sumpah Pocong


JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan bahwa tantangan tersangka korupsi Wisma Atlet SEA Games M Nazaruddin kepada ketua Umum PD Anas urbaningrum soal sumpah pocong tak perlu ditanggapi secara serius.

"Mengenai Nazar nantang sumpah Pocong saya kira tidak perlu ditanggapi dengan serius. Saya khawatir nanti Pengadilan jadi ajang Sumpah Pocong," kata Sutan saat dihubungi wartawan, Senin (12/3/2012).

Dia khawatir jika tantangan Nazar itu ditanggapi serius, maka pengadilan menjadi berlaih fungsi.

"Yang dapat kerjaan baru adalah orang-orang yang menyewakan pocong tersebut dan Hakim pasti semua akan lari terbirit-birit karena takut kalau malamnya didatangi Pocong itu sendiri,” kelarnya.
 
Sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dianggap bukanlah sebagai keturunan keluarga miliarder yang bisa membagikan uang saat Kongres Partai Demokrat hingga bisa memenangkan dirinya menjadi ketua umum partai tersebut. Nazar mengatakan tidak mau memfitnah Anas dan menantang Anas untuk sumpah pocong.
 
“Kalau sumpah pocong bisa membuktikan. Saya siap sumpah pocong sama Anas. Siapa yang bohong nanti, tapi apakah itu pasti akan terelealisasi dan apakah Anas berani?” tantang Nazar di Pengadilan Tipikor.